Langsung ke konten utama

Postingan

Kabur ke 'Hutan Kota Malabar'

Hari Minggu kemarin kayaknya saya jadi manusia paling sibuk sedunia. Dunia saya sendiri maksudnya. Pagi ikut jalan sehat di tempat kerja, siangan dikit hunting foto di hutan kota, dan sorenya hadir di gathering fandom lanjut nanem benih bunga matahari. Malamnya rebahan males-malesan sambil sekrol twitter nyari meme (ini unfaedah sekali). Anyway yang mau saya jadikan sorotan di postingan ini tentu saja kegiatan hunting foto di 'Hutan Kota Malabar'. Ceritanya saya udah bosen nungguin undian door prize pasca jalan sehat karena udah yakin nggak bakal dapet seperti jalan sehat-jalan sehat sebelumnya. Jadilah saya ngajak my partner in crime untuk melarikan diri ke 'Hutan Kota Malabar'. Satu-satunya foto yang saya ambil di venue jalan sehat xD Kami, eh tepatnya saya sih, dari dulu udah pingin banget nengok salah satu hutan kota yang ada di Malang ini. Cuman nggak jadi-jadi terus, entah alasannya apa saya lupa sangking banyaknya. Berhubung teman saya ini mau nikah akhir ...

Pilihan Film Horor untuk Penakut

Pixabay Haiii.....siapa disini yang nyalinya ciut tapi tetep pingin nonton film horor? Hahaha yuk sini merapat sama diriku yang juga penakut. Biar punya gambaran seberapa penakutnya saya, saya kasih tau kalau saya nggak pernah selesai nonton film 'Ju-on', 'Insidious 2', 'Ouija', dan 'The Autopsy of Jane Doe'. Saya juga nggak pernah mau nonton film horor lokal. Selain penakut, saya juga anaknya giloan alias gampang merasa jijique. Makanya saya nggak mau sama sekali nonton 'Saw' dan zombie (kecuali 'Train to Busan'). Film-film yang ada di postingan ini berhasil saya tonton sampai habis. Tipsnya tentu nontonnya nggak sendirian untuk film-film dengan tingkat kehororan yang tinggi lolol (kategori kehororan film saya tulis di bagian penutup). Tonton minimal berdua terus volume suaranya jangan keras-keras, sayangi jantung Anda. Oh iya urutan film-film disini saya urutkan berdasarkan tahun rilis. Bukan berdasarkan tingkat kehororannya. Check the...

Film 'The Intern' dan Generasi-Generasi

Film 'The Intern' berkisah tentang Ben Whittaker (70 tahun) yang mencoba mencari kegiatan untuk mengisi hari tuanya, dia melamar ke sebuah perusahaan penjualan pakaian berbasis online sebagai pemagang dan diterima. Bos perusahaan tersebut adalah seorang perempuan muda bernama Jules Ostin. Awalnya Jules nggak menyukai Ben tapi lama-lama mereka dapat bekerjasama dengan baik dan menjadi sahabat. Pengalaman hidup yang dimiliki Ben nggak hanya dibagikan ke Jules tapi juga ke anak-anak buah Jules yang mengalami berbagai masalah hidup. Ben memang nggak piawai dengan teknologi tapi dia sudah banyak makan asam garam kehidupan. Film tersebut menyadarkan saya bahwa manusia-manusia dari berbagai generasi sebenarnya saling memerlukan dan melengkapi satu sama lain, seperti yang tertulis di poster filmnya: e xperience never gets old . Bicara tentang generasi, dulu saya nggak paham apa itu generasi X, generasi Y, dan generasi Z. Nggak paham kalau ternyata generasi milenial adalah istilah lain...

Tentang Film 'Room' (2015)

This post contains spoiler. It's a very good movie. I got emotional several times while watching it. It's worth sitting like two hours watching 'Room'. I enjoy every minute of the movie. Well it's kinda difficult to tell the story and the characters in English so I'll do it in bahasa Indonesia. 😂 Jadi 'Room' ini menceritakan tentang seorang perempuan yang hidup di sebuah ruangan kecil segi empat selama tujuh tahun! Di dalam ruangan tersebut ada tempat tidur, lemari, bak mandi, kakus, wastafel, kompor, dkk. Nggak ada jendela sama sekali di dindingnya, hanya ada satu jendela di atap. Ukuran ruangannya kira-kira 4x4 m. Membayangkannya aja udah sumpek. Dia diculik seorang pria ketika berusia 17 tahun dan "disekap" di dalam ruangan tersebut. Disitulah dia tidur, masak, makan, mandi, poop , pipis, jemur baju dan..........melahirkan serta membesarkan anak laki-lakinya. Bisa ditebak bapak anak laki-laki itu siapa ya. Sumpah yang nyulik itu totally a ...

Amateur Runner

Safari Run.ID Jadi hari Minggu 6 Agustus kemarin, untuk pertama kalinya saya ikut sebuah event lari. Event tersebut diselenggarakan di Taman Safari Prigen Pasuruan, Jawa Timur dengan tajuk 'Safari Run 2017'. Kategori jarak lari yang ada adalah 5k dan 10k. Saya ambil yang 10k karena.............ikut teman-teman yang ambil 10k juga. Zzz. Teman-teman saya milih 10k karena ingin dapat jersey , harga tiket hanya lebih mahal 25 ribu rupiah dibanding tiket 5k. Lumayan lah ya. Sebenarnya keder juga bayangin harus lari 10 km, tapi apa daya keinginan saya untuk dapat jersey sekaligus medali lebih besar haha. Karena harus kerja lima hari dalam seminggu dari pagi sampai sore, saya nggak ada waktu untuk latihan lari. Saya hanya memanfaatkan naik tangga lima lantai tiap pagi waktu di kantor. Hari Sabtu dan Minggu saya lebih memilih bergulung dengan selimut karena Malang lagi dingin-dinginnya beberapa minggu lalu. Nggak tau kenapa kok saya rasanya pede banget nggak latihan lari sama sekali...

Hari Pertama Sekolah

sumber Adik-adik yang hari ini sudah masuk sekolah, semangat ya! Belajar yang rajin dan jangan lupa untuk bermain jika memang waktu bermain telah tiba. #penting Biar nggak stres. Seperti postingan tentang cogan beberapa waktu lalu, postingan tentang hari pertama sekolah ini juga terinspirasi dari #SassyThursday annisast dan haloterong. Pengalaman hari pertama masuk sekolah dimulai dari jenjang pendidikan paling dini sampai paling tinggi. 1. TK Muslimat TK ini ada di dekat rumah. Saya nggak yakin cerita ini terjadi di hari pertama TK apa bukan, maklum ya sudah lebih dari dua dekade yang lalu kejadiannya haha, pokoknya waktu itu beberapa anak di kelas A dipanggil satu-satu untuk pindah ke kelas B. Saya salah satunya. Lompat kelas gitu deh, bukan karena kami pintar tapi karena kami sudah ketuaan masuknya.  ðŸ˜‚😂😂 Nggak paham juga sama polemik ini kenapa kok yang ketuaan banyak amat seangkatan usianya 5 tahun semua. Jadi ya TK cuma setahun aja. Padahal saya pingin ngerasain kelas A ka...

Oleh-oleh Silaturahmi Idul Fitri 1438 H

Assalamualaikum~ Selamat pagi~~ Minal aidin wal faidzin ya mohon maaf lahir dan batin. :) Gimana gimana masih pada mudik atau sudah kembali ke perantauan?? Sama seperti bertahun-tahun sebelumnya, saya nggak mudik kemana-mana. Silaturahminya masih dalam satu kabupaten yang sama. 😂  Kalau kata temen saya, ini adalah contoh korban pacar lima langkah. 😂 Ortu dulunya beda RT doangs. 😂 Tahun ini silaturahmi paling jauhnya ke wilayah selatan kabupaten. Suasana disana sama dengan suasana tahun 90an di lingkungan tempat tinggal saya. Masih banyak pekarangan antara rumah satu dengan rumah lainnya, rumah-rumah masih banyak yang berpagar tanaman hidup seperti beluntas, dan model-model rumahnya masih belum modern. Saya ini asalnya dari kampung tapi kalau diajak berkunjung ke tempat yang lebih kampung ya suka. Dengan syarat nggak ada kotoran ayam berceceran di sepanjang jalan hehehe. Foto pemandangan di bawah judul postingan ini saya ambil ketika melewati persawahan sebelum masuk perkampungan...

Forbidden Indonesian Words in Malaysia

sumber Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu memang kurang lebih sama. Walaupun begitu ada beberapa kata dalam Bahasa Indonesia yang berbeda arti dan nggak boleh sembarangan diucapkan ketika berada di negara yang menggunakan Bahasa Melayu. Waktu akan ke Malaysia bulan November tahun lalu, saya nggak kepikiran sama hal ini sama sekali. Baru kepikiran beberapa bulan setelahnya karena membaca buku 'The Naked Traveler'. Di dalam buku tersebut, ada tiga kata yang diwanti-wanti sama mbak Trinity untuk nggak diucapkan ketika berada di Malaysia. Salah satunya kata "gampang". Mbak T nggak menyebutkan artinya di dalam buku, suruh googling sendiri artinya apa. Penasaran akhirnya saya googling dan nemu tulisan mbak Dwinda (penulis buku Jalan-Jalan ala Muslimah) yang ini . Ternyata "gampang" dalam bahasa Melayu artinya "anak di luar nikah". (Baca juga: Mengujungi Malaysia Part 1-7 ) Berikut beberapa kata dalam bahasa Indonesia yang sebaiknya dihindari mengatakan...